Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android

Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android - Hallo sahabat Cakraimers | Belajar Internet Marketing,Pembuatan Website,dan Seo, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Android, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android
link : Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android

Baca juga


Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android



Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android

Bisnis software mobile, adalah pasar yang paling besar. Dalam setahun, Google menunaikan lebih dari US$7 miliar (sekitar Rp93 triliun) untuk semua developer software mobile. Hal ini diungkapkan Kunal Soni, Head of Business Development Google Play, dalam acara Google for Mobile yang dilangsungkan hari ini (31/3).

Sayangnya, bisnis itu masih belum dikerjakan dengan baik oleh para pengembang asal Indonesia. Sejauh ini, baru satu software asal Indonesia yang sukses masuk ke jajaran 1.000 software Android teratas di semua dunia, yakni GO-JEK. Padahal menurut keterangan dari Veronica Utami, Head of Marketing Google Indonesia, dengan 64,1 juta pemakai internet di perlengkapan mobile, Indonesia adalahpasar yang potensial.

Karena itu, menurut keterangan dari Kunal, pengembang Indonesia mesti tahu bagaimana teknik membuat software yang baik, bagaimana teknik mendapatkan tidak sedikit pemakai*, dan bagaimana teknik mendapatkan duit dari software mobile.
Bagaimana teknik membuat software yang baik?

Pembuatan software yang baik, adalahlangkah mula untuk meraih kesuksesan dalam bisnis software mobile. “Developer mesti tahu, bila lebih dari 80 persen pemakai bakal berhenti memakai sebuah aplikasi bilamana telah merasakan dua kali crash,” ujar Kunal.

Oleh sebab itu, menurut keterangan dari Kunal, sebelum mengenalkan sebuah software mobile, seorang pengembang harus terlebih dahulu meyakinkan kualitas software tersebut dengan langkah-langkah berikut.

1. Menggunakan Alpha Beta Testing

Sebelum mengenalkan sebuah aplikasi, seorang developer dapat terlebih dahulu menguji jajaki aplikasinya kepada sejumlah pemakai khusus. Google sendiri telah meluangkan fitur ini di Developer Console mereka.
Berdasarkan keterangan dari Kunal, bilamana sebuah software sudah mendapat evaluasi bagus ketika Alpha Beta Testing, maka bisa jadi besar software tersebut pun akan mendapat evaluasi yang baik sesudah diluncurkan.

2. Menggunakan Material Design

Pada tahun 2014, Google telah mengenalkan sebuah format tampilan baru mempunyai nama Material Design. Berdasarkan keterangan dari Kunal, Material Design ialah acuan untuk suatu desain software mobile yang baik, dan seharusnya seluruh developer software Indonesia memakai desain tersebut.

“PicMix, software untuk berbagi potret karya pengembang Indonesia, sukses meningkatkan engagement dengan pemakai mereka sejumlah lima kali lipat, setelah memakai Material Design,” ujar Kunal.

3. Menyesuaikan Dengan Karakter Pemakai

Sebelum membuat software mobile, seorang pengembang harus memikirkan hambatan-hambatan yang bakal dihadapi pemakainya. “Dan di Indonesia, tidak sedikit pemakai yang memakai smartphone dengan kapasitas penyimpanan yang rendah, dan bermukim di tempat dengan koneksi internet yang buruk,” ujar Kunal.

Untuk menanggulangi hal tersebut, pengembang Indonesia mesti berjuang membuat software dengan ukuran file yang kecil, serta tidak memaksa pemakai untuk mendownload dan mengunggah data dalam jumlah yang besar.
Bagaimana teknik mendapatkan tidak sedikit pemakai?

Google sebetulnya telah meluangkan Google Play, sebagai sarana supaya aplikasi-aplikasi mobile dapat ditemukan oleh tidak sedikit pemakai. “Namun tidak berhenti di situ. Untuk dapat meraih pemakai, seorang pengembang perlu menerapkan sejumlah strategi lanjutan,” ujar Kunal.

4. Melakukan Percobaan di Google Play Store

Setiap software di Google Play bakal mendapat suatu halaman eksklusif yang mengandung nama aplikasi, logo, tangkapan layar, dan keterangan dari software tersebut. “Seorang pengembang harus menyimak dengan baik tentang seluruh konten di halaman tersebut, sebab kesan kesatu yang disaksikan pemakai paling berpengaruh,” ujar Kunal.

Para pengembang sebenarnya dapat melakukan Alpha Beta Testing dengan isi halaman tersebut. Contohnya, seorang developer dapat membuat sejumlah model dari logo software buatannya, dan menyaksikan bagaimana reaksi pemakai terhadap masing-masing model tersebut.

5. Menggunakan Google Sign In

Bagaimana penerapan faedah Sign In dengan akun Google dapat membantu anda meningkatkan jumlah pemakai software kamu? Berdasarkan keterangan dari Kunal, Google telah meluangkan layanan supaya kamu dapat menawarkan untuk pemakai yang mengerjakan login di browser guna mengunduh software mobile yang anda miliki.

“Hal ini telah dilaksanakan oleh FitBit, dan terbukti dapat meningkatkan jumlah instalasi software mereka sebesar 40%,” jelas Kunal.

6. Melakukan Promosi Dengan Baik

Setelah memasang software kamu di Google Play, anda juga dapat mempromosikan software tersebut di sekian banyak  layanan yang juga dipunyai oleh Google, laksana Google Search dan YouTube. “Para pengembang harus mengecek mana layanan yang menyerahkan hasil terbaik, untuk lantas meningkatkan promosi di layanan tersebut,” ujar Kunal.
Bagaimana teknik mendapatkan duit dari aplikasi?

Untuk mendapatkan duit dari software Android, seorang pengembang mempunyai empat cara, yakni lewat iklan, In-App Purchase, Subscription, atau dengan memasang harga pada software mereka.

7. Memasang Tarif Yang Murah

Untuk meraih lebih tidak sedikit uang dari semua pemakai, Kunal menganjurkan para pengembang untuk memasang harga yang murah untuk software mereka. “Saat ini kami sudah menurunkan harga minimum untuk aplikasi-aplikasi di Google Play, menjadi melulu Rp3.000,” ujar Kunal.

8. Menggunakan Sistem Pembayaran Lokal

Saat ini, Google sudah menerima sekian banyak  sistem pembayaran di samping lewat kartu kredit, laksana dengan Google Play Gift, PayPal, dan pemotongan pulsa telepon.
Di Indonesia, Google Play sudah dapat menerima pembayaran dengan pemotongan pulsa guna pelanggan Telkomsel, XL, dan Indosat. “Untuk mendapatkan tidak sedikit uang, sebuah software harus dapat menerima pembayaran yang cocok dengan karakter pemakainya,” tutur Kunal.




Demikianlah Artikel Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android

Sekianlah artikel Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android dengan alamat link http://www.cakraimers.com/2018/12/cara-sukses-bisnis-aplikasi-android.html

0 Response to "Cara Sukses Bisnis Aplikasi Android"

Post a Comment